Engkau yang rubah duniaku
Negeri yang tak bertuan ini
Indah selalu kau ciptakan
Rindu yang selalu hadir dalam sepi
Ingin melihat senyum elokmu
Senyuman seorang kekasih
Tak pernah terlupakan simpul itu
Ingin selalu ku bawa dalam mimpi
Agar bahagiapun tak enggan hadir
Naungi setiap lelap maupun terjagaku
Iringi langkah simfoni kehidupan
Sihir apa yang kau bawa
Aku tak kuasa menahannya
Yang merubah semua kelamku
Awanku tak lagi hitam
Negeriku tak lagi sepi
Gempar akan cinta dan kasihmu
Kan ku jaga hatiku yang cuma satu
Untumu kekasih hatiku
Rabu, 24 September 2014
Selasa, 16 September 2014
Hadir dari kejauhan
Memejamkan mata menikmati semilir angin
Sejuk menyeruap
membelai badanku ini
Terasa begitu tenang
Sunyi yang begitu
tentram di hati
Diam ku dalam simponi
kehidupan
Mendayung indah dalam
mimpi
Membayangkan bintang di
sana
Dalam angan terlukis
indah
Dian kecilku tersenyum
malu
Pemandangan yang
membuatku terjerat
Namun enggan ku
melepasnya
Terbuai cinta yang
begitu dalam
Memang kau tak hadir di
sini
Memang kau jauh yang
selalu ku nanti
Namun
Selalu ku bawa tawa dan
bahagiamu
Ku simpan cinta dan
kasihmu
Terkunci di dasar hati
Walau memang tak
mengobati rindu di hati
Akan hadirmu yang
sejati
DIAM
Sesaat ku lantunkan nada-nada
hatiku padamu
Nada yang penuh letupan api
asmara
Api yang membakar hati ini
Sejenak ku terdiam
Kubenamkan rasa gemetar tubuhku
Menunggu apa balasan darimu
Bukan kata yang kau lantunkan
Bukan kalimat yang kau senandungkan
Hanya tatapan mata yang tajam
menusuk hati
Penuh arti tapi tak tercerminkan
dalam nada
Waktu terus berputar tanpa bisa
ku tawar
Seraya meninggalkanku dalam
hening
Keheningan yang sangat mencekam
Mencengkeram kuat nafas ini
Hatiku gundah tak bertuan
Kuberanikan membuka senyum tipis
Terukir indah di wajah merah meronamu
Sedikit senyum manis mempesona
Memang bukan sebuah nada
Tapi ku yakin itu jawabnya
Langganan:
Komentar (Atom)